SIGAS dipasang mengapit keran gas LPG standar SNI tanpa memotong pipa atau selang. Begitu sensor mengenali gas bocor, keran diputar tertutup otomatis dalam waktu di bawah 15 detik — tetap bekerja walau listrik padam atau internet mati.
Berdasarkan survei dan wawancara lapangan pada UMKM kuliner di Purwokerto Selatan, bahaya gas LPG 3 kg bukan semata-mata api saat memasak, melainkan kebocoran senyap saat warung tutup malam hari.
100% responden pedagang makanan pernah mencium bau gas bocor, karet sil tabung rusak/getas, atau klem selang yang longgar di kios sempit mereka.
UMKM kuliner mengandalkan tabung 3 kg terus-menerus. Saat tutup malam hari, knop kompor dimatikan namun tuas regulator tetap tertekan dan bertekanan tinggi.
Estimasi aset fisik pedagang (gerobak, peralatan masak, stok bahan) yang terancam musnah jika terjadi kebakaran, belum termasuk kerusakan kios tetangga.
SIGAS (Smart IoT Gas Autonomous Safety) dirancang non-invasif untuk memutus regulator LPG secara mandiri sebelum gas sempat menyulut api.
Sensor gas MQ-6 memantau udara 10 kali per detik. Algoritma filter rata-rata menyaring pembacaan palsu, misalnya asap bumbu masak, agar gas tidak dipotong secara keliru.
MQ-6 LPG SENSINGOtak kecil perangkat ini (chip ESP32) memproses semuanya di dalam alat — bukan di server internet. Begitu kadar gas melewati ambang darurat (>400 PPM), keran langsung ditutup tanpa menunggu apa pun.
EDGE-AUTONOMOUS FIRMWARESirine langsung aktif bersamaan dengan notifikasi ke smartphone pengelola. Putaran mekanis menutup regulator kuningan dalam waktu di bawah 0,4 detik — sebelum gas merambat lebih jauh.
TD8120MG METAL SERVOSIGAS dipasang di leher tabung gas 3 kg seperti "gantungan kunci" besar — dijepit di luar, tanpa mencopot segel resmi regulator SNI. Lepas-pasang cukup pakai tangan, tanpa perkakas.
Motor servo waterproof bergigi logam penuh (metal gears) dengan daya puntir 20 kg·cm untuk memastikan tuas regulator kuningan yang keras dapat diputar 90° dengan andal.
Otak perangkat yang mengatur semuanya: membaca sensor gas, menjalankan jadwal tutup otomatis, dan mengirim data ke aplikasi lewat koneksi Wi-Fi.
Sensor khusus gas LPG dengan sensitivitas tinggi. Dilengkapi filter agar tidak mudah "tewas" oleh asap dapur, sehingga alarm jarang salah bunyi.
Pom waktu presisi dengan baterai cadangan. Jadwal "matikan gas saat kios tutup" tetap tersimpan meski listrik padam total.
Dudukan kejangkraman yang mencengkeram tuas regulator tanpa perkakas. Kejangkarkan dibebastaki seketika dengan tangan saja — keran regulator selalu tetap bisa diputar manual.
Aplikasi Android yang menampilkan kondisi gas dapur secara waktu-nyata: aman, waspada, atau darurat — lengkap dengan riwayat alarm. Teknisnya: Flutter 3 + Firebase.
Meter melingkar yang jernih menunjukkan kadar gas sekarang, ditemani suhu dan kelembapan dapur. Status keran gas sedang terbuka dan aman.
Kalau ada rembesan gas — misalnya karet sil tabung yang getas atau klem selang yang mulai kendur — status peringatan muncul di aplikasi sebelum gas mencapai tingkat berbahaya.
Gas terdeteksi pekat (>400 PPM). Perangkat menutup keran gas otomatis dan sirine berbunyi di lokasi. Setelah kondisi kembali aman, tombol reset manual memulai ulang perangkat.
Empat keunggulan yang membedakan SIGAS dari detektor gas biasa.
Alat cukup dijepit ke keran gas standar SNI tanpa memotong selang atau merombak pipa. Sertifikasi keselamatan pabrikan tetap sah, dan pelepasannya cukup pakai tangan.
Proses mendeteksi hingga menutup keran gas dilakukan di dalam alat, bukan di server internet. Jadi alat tetap bekerja walau listrik padam total atau koneksi terputus.
Pengelola pujasera, sentra UMKM, atau kantin sekolah dapat memantau 10 sampai 50 kios dapur dari satu aplikasi secara serentak.
Sistem proteksi gas industri bisa mencapai belasan juta rupiah. SIGAS hanya Rp 850.000 (sekitar $55) — jauh di bawah biaya sistem industri.
Rincian parameter komponen dan toleransi operasional perangkat SIGAS berdasarkan dokumen resmi.
| Komponen / Parameter | Spesifikasi Resmi | Catatan Fungsional |
|---|---|---|
| Mikrokontroler | ESP32 DOIT DevKit V1 (240MHz Dual-Core) | Jantung alat; membaca sensor, mengambil keputusan, dan terhubung Wi-Fi ke aplikasi |
| Sensor Gas | Semikonduktor MQ-6 Terkalibrasi | Memantau udara 10 kali per detik; filter cerdas mencegah alarm palsu karena asap masakan |
| Aktuator Pemutus | Servo TD8120MG Logam Penuh (20 kg·cm) | Tahan air; memutar keran gas hingga tertutup dalam 0,4 detik |
| Pencatat Waktu (RTC) | DS3231 I2C dengan baterai koin cadangan | Jadwal tutup otomatis tetap tersimpan meski listrik padam |
| Alarm Akustik | 12V Active Piezo High-Decibel Buzzer | Sirine berbunyi nyaring; pola bunyi berbeda untuk kondisi bocor vs pasang pertama |
| Kompatibilitas Tabung | LPG 3 kg Melon & Tabung Komersial 12 kg | Dudukan modular disesuaikan dengan geometri leher tabung |
| Metode Pemasangan | 100% Non-Invasive Clamp-On | Tanpa memotong selang gas, tuas manual tetap dapat dilepas cepat |
| Backend & Mobile | Flutter 3 (Dart) + Firebase Realtime DB | Data kondisi gas tampil waktu-nyata; alat baru disambungkan dengan memindai kode QR |
Dua cara memakai SIGAS: beli langsung perangkatnya (kit siap pasang), atau berlangganan layanan pemantauan untuk pengelola banyak kios.
Harga satuan kit siap pasang — sudah termasuk sensor terkalibrasi, motor pemutar keran, dan dudukan cetak 3D tahan panas. Jauh lebih murah daripada sistem proteksi gas industri yang mencapai belasan juta rupiah.
Langganan pengelolaan keamanan multi-unit khusus pengelola sentra kuliner, pujasera, dan pengelola kantin sekolah.
Inovasi yang mewakili ajang developerday.id 2026 (Road to APICTA) didukung oleh ASPILUKI dan FTII.